Sabtu, April 02, 2016

Reuni Akbar Lintas Alumni berjalan Sukses

MOKI - Sabang,….
Acara Reuni Akbar Lintas Alumni se Kota Sabang yang direncanakan dari tanggal 26 s/d 27 Maret 2014 berjalan dengan sukses dan lancar. Reuni Akbar Lintas Alumni yang diawali di gedung Aula Sekolah SMAN 1 Sabang, dihadiri segenap peserta alumni dan juga turut hadir mantan Kepala Sekolah SMA perdana di Kota Sabang, Kamil Azwar Siahaan (85 Thn) serta para guru awal Sekolah SMA yang telah pensiun dan para guru yang masih aktif.

Mengawali dengan zikir dan doa, acara Reuni Akbar Lintas Alumni dibuka oleh Ketua Panitia Pelaksana Imran Ibrahim, kemudian acara dilanjut dengan Pidato dari Mantan Kepala Sekolah SMA Perdana di Kota Sabang (1964) Kamil Azwar Siahaan. Dan Beliau pada tahun 1980 dipindahkan dari Sabang ke Italia untuk menjadi Kepala Sekolah disana saat masa Pemerintahan Presiden Suharto karena dianggap cakap dan berprestasi dari seluruh sekolah yang ada di Indonesia.

Pada pidatonya, Kamil Azwar Siahaan selaku Kepla Sekolah SMA perdana memaparkan, awal mulanya berdiri sekolah SMA di Kota Sabang tahun 1964 dan gedung sekolah masih meminjam milik Sekolah Dasar.

Selanjutnya status sekolah SMA menjadi SMA Negeri pada tahun 1967, setelah ada gedung sekolah tersebut terbuat dari Aluminium yang dikirim langsung dari Hongkong pada masa KP4BS (Komando Pelaksana Pengamanan Pelabuhan dan Perdagangan Bebas Sabang) dipimpin oleh Ir. Ibrahim.

Saya pindah tugas dari Sabang ke Negara Italia ketika ada perintah dari Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan RI kala itu Prof. DR Ali Hasymi untuk mengisi kekosongan Kepala sekolah di Negara tersebut.

Pada kesempatan yang sama, ketika MOKI meminta keterangan salah seorang peserta    Reuni Akbar Alumni 83 Syahrul, yang kini menjabat Assisten III Pemerintahan Aceh mengatakan, Reuni Lintas Alumni ini merupakan hal yang sangat baik sekali terutama temu kangen antara letting sekolah yang sudah lama tidak bertemu.

Potensi siswa/i di Sabang sangat membanggakan, seperti yang kita saksikan tadi acara music angklung yang dimainkan oleh siswa/i SMA. Hanya dengan berlatih selama 4 (empat) hari oleh salah seorang Alumni 82 Maman Damanik, mereka telah tampil dengan baiknya dan menanyikan beberapa buah lagu dan yang paling dikenang oleh para Alumni adalah lagu “ Oh Ibu dan Ayah”, ujar Syahrul.

Lintas Alumni yang baru pertama sekali diadakan, merupakan gagasan yang sangat baik dan akan menjadi kenagan tersendiri bagi para alumnus. Karena yang turut hadir pada acara akbar ini dari letting 1964 s/d 2015  hadir, jadi lengkaplah kehadiran dari keterwakilan seluruhnya, diharapkan Reuni Lintas Alumni yang akan datang akan lebih banyak lagi yang datang sembari pulang kampung.

Yang turut Reuni akbar lintas alumni, ada yang dari manca Negara seperti Amerika, ada yang dari Jakarta, Batam, Ambon dan dari belahan Nusantara lainnya. Mereka yang hadir berbagai macam profesi, ada pemusik Band Legendaris, Artis, Birokrat, PNS dan lainnya, itulah potensi Alumni sekolah di Sabang, jadi jangan dikatakan bahwa Putra daerah Sabang tidak mampu untuk berbuat sekalipun untuk memimpin BPKS, tukasnya.

Selepas acara di SMAN 1, para peserta reuni melanjutkan acara ke Aula Kantor Walikota Sabang untuk temu Curah Gagasan kepada Pemerintah Kota, Walikota dan Wakil Walikota serta Sekretaris Daerah. Hadir pada acara tersebut, Dandim 0112/Sabang, Muspida dan Muspida Plus sertapara nara sumber lainnya.

(Red)
Keterangan Foto
Saat pertemuan di Aula SMAN 1 Sabang  

Reuni Akbar Lintas Alumni berjalan Sukses


MOKI - Sabang,….
Acara Reuni Akbar Lintas Alumni se Kota Sabang yang direncanakan dari tanggal 26 s/d 27 Maret 2014 berjalan dengan sukses dan lancar. Reuni Akbar Lintas Alumni yang diawali di gedung Aula Sekolah SMAN 1 Sabang, dihadiri segenap peserta alumni dan juga turut hadir mantan Kepala Sekolah SMA perdana di Kota Sabang, Kamil Azwar Siahaan (85 Thn) serta para guru awal Sekolah SMA yang telah pensiun dan para guru yang masih aktif.

Mengawali dengan zikir dan doa, acara Reuni Akbar Lintas Alumni dibuka oleh Ketua Panitia Pelaksana Imran Ibrahim, kemudian acara dilanjut dengan Pidato dari Mantan Kepala Sekolah SMA Perdana di Kota Sabang (1964) Kamil Azwar Siahaan. Dan Beliau pada tahun 1980 dipindahkan dari Sabang ke Italia untuk menjadi Kepala Sekolah disana saat masa Pemerintahan Presiden Suharto karena dianggap cakap dan berprestasi dari seluruh sekolah yang ada di Indonesia.

Pada pidatonya, Kamil Azwar Siahaan selaku Kepla Sekolah SMA perdana memaparkan, awal mulanya berdiri sekolah SMA di Kota Sabang tahun 1964 dan gedung sekolah masih meminjam milik Sekolah Dasar.

Selanjutnya status sekolah SMA menjadi SMA Negeri pada tahun 1967, setelah ada gedung sekolah tersebut terbuat dari Aluminium yang dikirim langsung dari Hongkong pada masa KP4BS (Komando Pelaksana Pengamanan Pelabuhan dan Perdagangan Bebas Sabang) dipimpin oleh Ir. Ibrahim.

Saya pindah tugas dari Sabang ke Negara Italia ketika ada perintah dari Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan RI kala itu Prof. DR Ali Hasymi untuk mengisi kekosongan Kepala sekolah di Negara tersebut.

Pada kesempatan yang sama, ketika MOKI meminta keterangan salah seorang peserta    Reuni Akbar Alumni 83 Syahrul, yang kini menjabat Assisten III Pemerintahan Aceh mengatakan, Reuni Lintas Alumni ini merupakan hal yang sangat baik sekali terutama temu kangen antara letting sekolah yang sudah lama tidak bertemu.

Potensi siswa/i di Sabang sangat membanggakan, seperti yang kita saksikan tadi acara music angklung yang dimainkan oleh siswa/i SMA. Hanya dengan berlatih selama 4 (empat) hari oleh salah seorang Alumni 82 Maman Damanik, mereka telah tampil dengan baiknya dan menanyikan beberapa buah lagu dan yang paling dikenang oleh para Alumni adalah lagu “ Oh Ibu dan Ayah”, ujar Syahrul.

Lintas Alumni yang baru pertama sekali diadakan, merupakan gagasan yang sangat baik dan akan menjadi kenagan tersendiri bagi para alumnus. Karena yang turut hadir pada acara akbar ini dari letting 1964 s/d 2015  hadir, jadi lengkaplah kehadiran dari keterwakilan seluruhnya, diharapkan Reuni Lintas Alumni yang akan datang akan lebih banyak lagi yang datang sembari pulang kampung.

Yang turut Reuni akbar lintas alumni, ada yang dari manca Negara seperti Amerika, ada yang dari Jakarta, Batam, Ambon dan dari belahan Nusantara lainnya. Mereka yang hadir berbagai macam profesi, ada pemusik Band Legendaris, Artis, Birokrat, PNS dan lainnya, itulah potensi Alumni sekolah di Sabang, jadi jangan dikatakan bahwa Putra daerah Sabang tidak mampu untuk berbuat sekalipun untuk memimpin BPKS, tukasnya.

Selepas acara di SMAN 1, para peserta reuni melanjutkan acara ke Aula Kantor Walikota Sabang untuk temu Curah Gagasan kepada Pemerintah Kota, Walikota dan Wakil Walikota serta Sekretaris Daerah. Hadir pada acara tersebut, Dandim 0112/Sabang, Muspida dan Muspida Plus sertapara nara sumber lainnya.

(Red)
Keterangan Foto
Saat pertemuan di Aula SMAN 1 Sabang  

Bersama Lintas Alumni Sabang, BPKS Laksanakan Kegiatan Clean and Green

MOKI – Sabang,…
Setelah mendapatkan sambutan positif dari berbagai pihak, Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS), kembali menggelar kegiatan  " Sabang Clean and Green 2016 " yang akan berlangsung pada hari Minggu, (27/03-16).

Pada pelaksanaan gelar kegiatan kali ini, agak sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Dimana pihak BPKS bekerjasama dengan panitia Reuni Akbar lintas Alumni di Kota Sabang merencanakan pusat kegiatan di Pantai Sumur Tiga, Gampong Ie Meulee Kecamatan Sukajaya Kota Sabang.

Yang mana, dalam pelaksanaan nantinya, sedikitnya lebih dari 850 orang lintas alumni baik yang berada di Sabang maupun yang berada di Luar Sabang akan "membanjiri" pantai sumur tiga untuk menggalakan Clean and Green 2016.

Kepala BPKS, Fauzi Husen melalui Deputi Komersial dan Investasi, Syafruddin Chan, mengatakan, Sabang Clean and Green ini merupakan salah satu media untuk menciptakan Sabang Bersih, Indah dan Asri, dalam rangka mendukung daerah sebagai salah satu destinasi pariwisata Internasional yang berada di Ujung Sumatera.

"Harapan kita Clean and Green yang di laksanakan oleh BPKS dan ratusan orang lintas alumni di Kota Sabang, merupakan momentum agar kita dan masyarakat ikut sama-sama menjaga Kawasan Sabang tetap Hijau dan tambah Bersih sehingga jadi terlihat Indah," kata Syafruddin.

Kegiatan ini juga merupakan sarana edukasi, dalam mempersiapkan daerah kunjungan wisata yang nyaman, yakni menciptakan lingkungan hijau dan bersih, seiring impian para wisatawan yang menginginkan konsep wisata alami tanpa polusi.

Dari kegiatan Clean and Green ini ada harapan besar bagi pertumbuhan wisata dikota Sabang ini, dimana dengan alamnya yang asri dan bersih, akan mampu membuat wisatawan senang dan betah berlibur di Sabang ini, harapnya.

Ketua Panitia Sabang Clean and Green Fauzi Daud menambahkan, Kegiatan Clean and Green diharapkan dapat menjadi motor dalam amembangkitkan semangat masyarakat untuk sama-sama mewujudkan Sabang bersih, asri dan hijau, sebagaimana yang diharapkan oleh seluruh masyarakat kota Sabang khususnya dan masyarakat Aceh pada umumnya.

Untuk menciptakan, suasana Sabang yang nyaman dan asri, tentunya perlu ada gerakan untuk membangkitkan semangat kepada semua pihak untuk sama-sama dapat menjaga keasrian daerah di berbagai sisi, baik itu laut maupun darat, ujar Fauzi Daud.

Ditambahkannya pula, melalui kegiatan ini dirinya berharap dapat meningkatkan rasa perduli terhadap lingkungan, dan melalui claen and green dapat mengajak masyarakat melakukan pembersihan yang dimulai dari lingkungan sendiri.

Menyangkut dengan rangkaian kegiatan clean and green itu sendiri, bahwa kegiatan ini akan melibatkan para alumni SMA se Kota Sabang yang rencananya akan diikuti oleh 850 orang.

Kegiatan akan berpusat di Sumur Tiga, dan peserta yang mengikuti acara tersebut akan diberikan doorprize. Rencananya doorprize diberikan ketika berjalan bersama sembari memungut sampah, selain doorprize itu, ada juga sekolah yang akan terpilih jadi pemenang, tukas Fauzi Daud.  

(Red)

Mendukung Kota Sabang Sebagai Destinasi Wisata Internasional, BPKS Gandeng ITB Buat Master Plan

MOKI – Sabang,….
Dalam upaya mendukung Kota Sabang sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Internasional yang ada di Indonesia, maka Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) terus melakukan berbagai upaya untuk menyiapkan daerah ini, agar benar-benar siap terhadap lonjakan kunjungan wisata.

BPKS yang juga memiliki tanggung jawab terhadap pengembangan sektor Pariwisata di Kawasan Sabang (Sabang dan Pulo Aceh) menilai, bahwa diperlukan adanya salah satu pedoman terhadap pengembangan pariwisata untuk masa mendatang.

Berangkat dari hal tersebut maka, BPKS bersama dengan Pusat Perencanaan Pengembangan Pariwisata (P2Par) Institut Teknologi Bandung (ITB), kini sedang mempersiapkan serta merencanakan  arah pembangunan kedepan.

"Alhamdulillah, kita telah membuat kerjasama dengan P2Par ITB untuk membuat Rencana Induk (masterplan) pariwisata Sabang, yang berlangsung hari ini, Selasa (22/3)," ujar Kepala BPKS Fauzi Husen.

Kerjasama BPKS dan P2Par ITB, ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman antara Kepala BPKS Fauzi Husen dengan Rektor ITB Prof, Dr, Ir, Kadarsah Suryadi yang berlangsung di Biro Rektor ITB, Bandung.

Menurut Kepala BPKS, MoU ini sangat penting untuk pengembangan sektor pariwisata di Kawasan Sabang ini. Apalagi saat ini Kawasan Sabang ini bagai "magnet" wisata dunia.

Sabang akan punya Rencana Induk Pariwisata, sehingga pembangunan pariwisata Sabang lebih terarah. Inilah alasan kita melaksanakan MoU itu, sehingga kita siap untuk menjadi tuan rumah bagi tamu yang akan berkunjung ke Sabang, tambahnya.

Sementara itu Wakil Kepala BPKS, Irwan Faisal menambahkan, ada beberapa poin yang tertuang dalam MoU tersebut, diantaranya bidang pendidikan, pelatihan, dan penelitian, kepariwisataan serta pengabdian masyarakat, ujarnya.

Selain itu, Irwan Faisal juga menambahkan bahwa, nantinya dalam pembuatan masterplan tersebut,  P2Par akan membuat beberapa kali FGD dengan stakeholder di Sabang dan Banda Aceh, dengan harapan arah pembangunan ini menjadi lebih baik.

Mudah-mudahan dengan telah ditandatanganinya MoU tersebut, kedepannya pembangunan bidang pariwisata akan lebih terarah sebagaimana diharapkan oleh banyak pihak, kata Irwan.

Pada kesempatan yang sama, Rektor ITB, Prof. Dr. Ir Kadarsah Suryadi menyambut baik kerjasama antara pihaknya dengan pihak BPKS untuk membuat arah pengembangan pariwisata Kawasan Sabang kedepan.

"Kita berharap kerjasama ini dapat menghasilkan dokumen perencanaan bidang pariwisata yang bagus untuk kemajuan pariwisata sabang," ujar Rektor ITB Suryadi.  

Dia juga berharap, kerjasama-kerjasama pada bidang lainya antara pihak ITB dan pihak BPKS dapat terus berlanjut, karena ITB juga mempunyai beberapa pusat kajian serta penelitian lainya yang dapat menampung segala persoalan yang ada untuk dituangkan pada satu keputusan kerjasama, ujar Rektor ITB.

(Red)
  

Personil Polres Sabang di Tes Urin Dua Anggota Polres Diduga Positif Menggunakan Narkoba

MOKI – Sabang,….
Pemerintah Republik Indonesia dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi), menyatakan perang terhadap Narkoba yang telah begitu marak beredar. Bahkan dinyatakan Indonesia kini telah darurat Narkoba, maka pihak kepolisian selaku lembaga penegak hukum harus bersih dari Narkoba, dan oleh karena itu seluruh personil Kepolisian Resort Sabang harus di tes Urine agar diketahui kebersihan setiap personil terhadap Narkoba.  

Kapolres Sabang AKBP Dra.Nurmeiningsih,SH melalui Wakapolres Kompol Warosidi,SH kepada wartawan Senin (21/03/16) pagi mengatakan, dilaksanakannya tes urin bagi seluruh personil kepolisian ini merupakan program dan target Pemerintah melalui Kapolri dan Kaplda Aceh. Hal tersebut dilakukan karena mengingat Polisi merupakan penegak hukum yang tidak boleh tersentuh narkoba, ujarnya.

Polisi selaku penegak hukum dan pemberantas serta penghancur narkoba, dan jika Polisi sendiri sudah tersentuh narkoba, gimana bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Untuk itu sesuai dengan program Pemerintah dan intruksi Kapolri, yang disampaikan kepada seluruh Kapolda se Indonesia bahwa, setiap personil kepolisian wajib bersih dari narkoba. Oleh karenanya maka kita lakukan tes urin, dan jika ada yang terbukti akan diproses sesuai hukum yang berlaku, kata Waka Polres saat jumpa Pers diruang kerjanya.

Dijelaskan, jumlah personil Polisi yang bertugas di Polres Sabang sebanyak 232 orang ditambah 4 orang pegawai negeri sipil, dan semua personil wajib melaksanakan tes urin, termasuk Kapolres dan Waka Polres. Untuk hari ini yang wajib lakukan tes urin berjumlah 226 orang personil, karena 10 orang anggota sedang dalam tugas luar, cuti  dan mengikuti pendidikan.

Dari hasil tes urin yang dilaksanakan sejak pagi hari, ternyata ada 2 (dua) orang anggota Polres Sabang diduga positif menggunakan narkoba. Satu orang menggunakan narkoba jenis ganja (mariyuana) dan yang satu orang lagi diduga positif menggunakan narkoba jenis sabu-sabu (emphytamin), hasil dari test urine dan dugaan positif tersebut akan dilaporkan ke Polda Aceh, ujar Warosidi.

Selanjutnya, hasil dugaan tersebut akan diuji di labotorium, dan apabila dugaan dimaksud ternyata benar dan sengaja digunakan, maka yang bersangkutan akan menerima sanksinya, dan bisa  saja dipecat dari kepolisian. Untuk itu diminta kepada seluruh anggota Polisi jika masih mau pakai baju dinas kepolisian, jangan coba-coba mendekati narkoba., tegas Wakapolres.

Sementara itu Kapolres Sabang AKBP.Dra.Nurmeiningsih,SH, melalui Kasat Narkoba Ipda Rivandi Permana, juga menyampaikan bahwa, pada hari Sabtu 19 Maret 2016 lalu  sekitar pukul 00.30 wib, telah menangkap seorang laki-laki warga di Gampong Paya Keuneukai Kecamatan Sukajaya Kota Sabang, atas nama Raisul Istiqbal alias Anto, umur 24 tahun, pekerjaan petani.

Penangkapan tersebut dapat terlaksana berkat informasi yang diberikan masyarakat, kini masyarakat sudah berani melakukan laporan jika melihat ada orang yang melakukan transaksi narkoba. Ketika itu warga Gampong Paya Keuneukai melaporkan  bahwa ada seorang laki-laki yang sering menjual narkotika disekitar wilayah pesisir itu, papar Rivandi.

Selanjutnya personil Sat-Res Narkoba Polres Sabang melakukan penangkapan dengan disaksikan aparat Gampong Paya Keunekai. Kemudian pada saat di lakukan pemerikaan di temukan barang bukti berupa 14 (empat belas) paket narkotika jenis shabu shabu yang telah di paketkan seberat 3,15 gram dari saku celana sebelah kanan bagian belakang yang di kenakan oleh  pelaku.

Selain itu juga ditemukan uang kontan hasil penjualan shabu-shabu sebesar Rp 520.000,- , selanjutnya pelaku bersama Barang Bukti (BB) yang ditemukan dibawa ke kantor Sat-Res Narkoba Polres Sabang, guna penyidikan dan pengembangan lebih lanjut, jelasnya.

Disisi lain Polres Sabang juga berhasil meringkus 4 warga Jurong Kebun Merica Gampong Kuta Barat Kecamatan Sukakarya, yang bermain judi jenis batu domino. Ke 4 warga tersebut diantaranya Zul (46), Mus (29), Den (32) dan Mar (34).

“ Bagi pelaku perjudian sesuai Qanun Syariat Islam Nomor.13 2003 pasal 18 tentang jinayah akan dikenakan hukuman cambuk 12 kali atau penjara 12 bulan berdasarkan Qanun  Nomro 6 tahun 2012 “.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 44 Tahun 1999 dan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2001 antara lain, di bidang penyelenggaraan kehidupan beragama, kehidupan adat, pendidikan dan peran Ulama dalam penetapan kebijakan daerah, maka disebutkan Maisir (Judi) termasuk salah satu perbuatan mungkar yang dilarang dalam Syari’at Islam dan juga agama lain. Perbutan tersebut juga bertentangan pula dengan adat istiadat yang berlaku dalam masyarakat Aceh, karena akibat dari perbuatan tersebut dapat menjerumuskan seseorang kepada perbuatan maksiat lainnya.

Penangkapan tersebut dilaksanakan saat razia rutin dilakukan terhadap kendaraan balap liar diarena Sabang Fair. Kejadiannya pada hari Sabtu malam, ketika itu aparat kepolisian Polres Sabang melintas disalah jalan menuju Sabang Fair, terlihat beberapa orang sedang bermain judi jenis batu domino. Razia itu sendiri dipimpin Wakapolres Kompol Warosidi,SH, Kabag operasi Kompol..H.Abdul Manaf, Kasie. Prov.Pam Aiptu.T.Akrizal,SH, dan Kabag Sunda AKP.Faizal.

Pada razia tersebut turut juga diamankan 12 unit sepeda motor, yang menggunakan kanalpot racing (blong), lampu rem warna putih yang dapat menyilaukan mata. Pengguna kendaraan roda dua tersebut rata-rata anak remaja, bagi pemilik kendaraan yang memiliki kelengkapan dan standar, dilakukan pembinaan. Sementara bagi yang melanggar lalu lintas seperti balap liar dan tidak memiliki surat-surat serta kelengkapan lainnya maka dilakukan penilangan, pungkasnya.

(Jalaluddin. Z.Ky)
Keterangan Foto :
1. Wakapolres Kompol Warsidi SH dan urine para personil Polres Sabang yang telah diambil sample nya .
2. Ketika dilakukan jumpa Pers dengan beberapa Media cetak dan Media Online diruangan Wakapolres

Pendidikan di Kota Sabang, Sangat Membutuhkan Sekolah Unggul

MOKI – Sabang,….
Dunia pendidikan terus bersaing dalam berbagai hal, terutama tentang peningkatan ilmu Sumber Daya Manusia (SDM), dalam rangka menuju dan meraih kemenangan ilmu dimata dunia. Untuk itu sudah saatnya di Kota Sabang didirikan sekolah unggul yang mampu mambawa anak didik ketingkat taraf internasional, hal tersebut dikatakan oleh Kadisdik Kota Sabang Drs. Misman kepada MOKI (10/03-16) pagi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Sabang, Drs.Misman ketika ditemui MOKI mengatakan, Sabang sudah saatnya memiliki satu sekolah unggulan seperti yang dimiliki oleh daerah-daerah lainya yang ada di Aceh.

“ Diharapkan kepada Pemerintah Provinsi Aceh untuk dapat membangun satu sekolah terintegrasi yang berwawasan keunggulan, dan kami selaku pihak Dinas Pendidikan Kota Sabang, yakin dan mampu untuk menglelolanya ”

Kami sangat berharap Pemerintah Provinsdi Aceh untuk membangun sekolah unggul yang bertaraf Internasional. Dan hal tersebut sebenarnya sudah lama kami nantikan agar dibangunnya sekolah terintegrasi yang berwawasan keunggulan, untuk meningkatkan kualitas pendidikan di kota Sabang, ujar Misman 

Menurutnya, harapan untuk dapat dibangunnya sekolah tersebut sudah disampaikan kepada pihak Pemerintah Aceh, dan hal tersebut merupakan permintaan dari masyarakat Sabang yang disampaikan kepada saya. Masyarakat meminta agar dibangun satu sekolah unggul yang dapat meningkatkan prestasi siwa/i untuk bersaing ketika akan masuk ke Universitas.

“ Sebagai tindak lanjut awal dari harapan masyarakat itu, kami telah mempersiapkan lahan pembangunan sekolah itu. Hal tersebut kami lakukan adalah, sebagai persiapan jika se waktu-waktu, harapan itu dikabulkan oleh Gubernur Aceh “

Secara aturan kedinasan, pengajuan pemohonan lisan maupun profosal sudah dilakukan agar mendapat respon secepatnya dibangun sekolah unggul di lahan yang sudah dipersiapkan. Tinggal sekarang ini menunggu realisasi terwujudnya alokasi anggaran untuk pembangunan fisik sekolah mulai dari SD, SMP hingga SMA, kata dia.

Kabarnya yang kami terima, untuk menyahuti terwujudnya sekolah unggulan di Sabang ini, Kepala Dinas Pendidikan Aceh bapak Hasanuddin Darjo, telah menyampaikan bahwa mereka akan menyampaikan usulan ini ke Gubernur Aceh, dan kini sekarang hanya tinggal menunggu keputusan dari Bapak Gubernur Aceh.

Harapan berdirinya sekolah unggulan sangat ditunggu-tunggu maka, dan rencanya nanti kita minta dibangun perpaket dalam satu kawasan mulai sekolah SD, SMP, dan SMA. Dengan adanya sekolah unggulan itu, dan dapat kita pastikan bahwa anak-anak peserta didik akan lebih muncul dalam hal menuntut ilmu karena, mereka akan melakukan saling mencarai kebolehan dan kelebihan, pungakas Misman.

(Jalaluddin. Zky). 
Keterangan Foto :
Kepala Dinas Pendidikan Kota Sabang Provinsi Aceh, Drs.Misman  


Bank Aceh Cabang Sabang, Disita Pengadilan Negeri, Karena Tidak Bayar Hutang Nasabah Yang Hilang Dari Rekening

MOKI – Sabang,PT. Bank Aceh Cabang Kota Sabang yang merupakan milik Pemerintah Aceh, berlokasi di jalan Perdagangan Kota Sabang, terlilit hutang dengan nasabah sebesar Rp.3.070.000.000,-. Hutang tersebut terjadi akibat hilangnya uang nasabah dari rekening keluarga Syarifah Nurhayati Saed Djamaluudin Sayed Ghalab Shah.

Pihak Pengadilan Negeri (PN) Sabang, pada hari Kamis (03/03/16) lalu melakukan penyitaan atas gedung milik PT.Bank Aceh Cabang Sabang, yang terletak dijalan Perdagangan Nomor.23 Kota Sabang. Saat dilakukan penyitaan yang berlangsung pada pukul 10.45 Wib itu, menjadi perhatian masyarakat yang melintasi jalan pusat kota itu.

Pasalnya, ketika dilakukan penempelan tanda penyitaan dengan tulisan “Bangunan Ini Disita oleh Pengadilan Negeri Sabang”. Apalagi didalam gedung ketika itu karyawannya sedang sibuk melayani poara nasabah yang melakukan transaksi. Pihak PN saat melakukan penyitaan tuut disaksikan keluarga penggugat, pengacara Syamsul Rizal.SH dan Sekretaris PT.Bank Aceh  Amal Hasan

Menurut suami Syarifah Nurhayati, Saed Djamaluudin Sayed Ghalab Shah, warga Jurong (Lingkungan) Rajawali Kuta Timu Kecamatan Sukakarya, pihaknya menggugat PT.Bank Aceh Cabang Sabang, setelah memenangkan seluruh tingkatan gugatan yang diajukan. Maka pihaknya melalui kuasa hukum meminta agar Pengadilan Negeri (PN) Sabang, melakukan Eksekusi penyitaan gedung PT.Bank Aceh Cabang Kota Sabang. 

Karena pihak keluarga penggugat yaitu Syarifah Nurhayati Saed Djamaluudin Sayed Ghalab Shah, telah mencoba melakukan bebagai hal untuk menyelesaikan persoalan tesebut, namun pihak PT. Bank Aceh, dinilai tidak punya niat baik untuk membayar uang miliknya yang hilang dari dalam rekening yang disimpan di Bank tersebut.

Pelaksanaan penyitaan yang dilakukan PN Sabang melalui Panitera Haris Silaban,SH, berjalan lancar dan tidak terjadi aksi apa pun dari phak karyawan dan PT.Bank Aceh Cabang Sabang. Pun begitu banyak warga yang menyaksikan kejadian yang pertama kali terjadi di Sabang itu, sehingga jalan pusat Kota Sabang tersebut sempat macet sesaat.

“Ini kejadian aneh, biasanya pihak Bank yang selalu menyita aset nasabah, namun kali ini kebalikan, nasabah yang menyita milik Bank. Kita prihatin atas kejadian ini pasalnya, PT. Bank Aceh milik Pemerintah Aceh, kenapa bisa terjadi seperti ini”., kata salah seorang warga yang ikut menyaksikan kejadian tersebut.

Sebelum dilakukan penempelan tanda penyegelan gedung (ruko) dua pintu yang berlantai dua itu,  pihak PN terlebih dahula membaca keputusan hukum  atas pemenangan penggugat, dimana pihak PT. Bank Aceh banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Banda Aceh. Kemudian pihak Pengadilan Tinggi Banda Aceh pada tanggal 27 Agustus 2013 silam  menguatkan putusan PN Sabang.

Berdasarkan putusan Pengadilan Tinggi Aceh itu lah, tergugat (terbanding) mengajukan permohonan Kasasi ke Mahkah Agung (MA). Kemudian MA pada tanggal 24 Juni 2014 perkara Reg No 394 K/PDT/2014, memberikan putusan dengan amar menolak permohonan Kasasi dari pemohonan (Kepala PT.Bank Aceh Cabang Sabang dan 2 (dua) Direktur Utama Bank Aceh, dengan menghukum para pemohon agar membayar biaya perkara dalam tingkat kasasi tersebut sebesar Rp 500.000.

Kuasa hukum Syarifah Nurhayati, Syamsul Rizal, SH menerangkan kepada MOKI usai penyegelan mengatakan, penyitaan dan penempelan tanda sita digedung PT.Bank Aceh Cabang Sabang itu, merupakan hak PN Sabang, karena seluruh gugatan dimenangkan oleh nasabah atas nama Syarifah Nurhayati Saed Djamaluddin.

PT.Bank Aceh Cabang Sabang itu telah disita oleh PN Sabang atas permintaan penggugat Syarifah Nurhayati, karena pihak PT.Bank Aceh dinilai tidak punya niat untuk membayar hutang yang merugikan nasabah. Dimana sebelumnya pihak nasabah telah berupaya untuk menyelesaikan persoalan tersebut dengan cara baik-baik, namun pihak PT.Bank Aceh tidak mau membayarnya, sehingga berujung ke ranah hukum., kata Syamsul Rizal.

Sementara itu, Kepala PT. Bank Aceh Cabang Sabang Nasrul ketika dihubungi MOKI, dia mengarahkan untuk menghubungi pejabat Sekretaris Perusahaan PT.Bank Aceh Amal Hasan. Terkesan pimpinan PT.Bank Aceh Cabang Sabang, yang kerap ketawa-ketiwi dengan pejabat teras Pemko Sabang itu, setiap ada pertanyaan wartawan selalu saja mengelak.

Seperti diketahui bahwa, Syarifah Nurhayati merupakan nasabah  setia PT. Bank Aceh Cabang Sabang, telah mengalami kerugian akibat hilangnya uang milik dia sebesar Rp.3.070.000.000,-. (Tiga Milyar Tujuh Puluh Juta Rupiah). Kemudian Syarifah Nurhayati dan suaminya Sayed Ghalab Shah menuntut pihak PT.Bank Aceh Cabang Sabang, sesuai Amar Keputusan Makamah Agung Nomor.394.K/PDT/2014 tentang Perkara Kasasi Perdata. Sebelumnya pemohon juga telah pernah meminta agar eksekusi atas Perkara Perdata Nomor. 03/PDT.G/2012/PN-SAB tanggal 27 Agustus 2013. jo.

Putusan Pengadilan Tinggi (PT) Banda Aceh Nomor. 39/PDT/2013/PT-BNA tgl 27 Agustus 2013 lalu. Jo-Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia (RI) Nomor.394.K/PDT/2014 tanggal 24 Juni 2014. Jika pihak PT. Bank Aceh Cabang Sabang tidak menunjukan niat baik guna membayarkan uang nasabah Syarifah Nurhayati, maka diminta kepada pihak PN Sabang untuk melakukan Eksekusi.

Oleh karena itu, nasabah sebagai korban dengan Putusan Mahkamah Agung bahwa dengan demikian menurut hukum Putusan Perkara Perdata Nomor.03/PDT.G/2012/PN-SAB tanggal 28 Februari 2013, telah mempunyai kekuatan hukum tetap. Maka selanjutnya penggugat Syarifah Nurhayati memohon Pelaksanaan Putusan (Eksekusi) terhadap.

Kerugian nasabah menurut Buku Tabungan Rek.Nomor.110.02.03.000.xxxx-x, atas nama Syarifah Nurhayati (Penggugat) sejumlah Rp.1.100.000.000, Rek. Dibuka pada 29 September 1992. Ke 2 Buku Tabungan Rekening Nomor.110.02.03.004xxx-x, atas nama Syarifah Nurhayati (Penggugat) sejumlah Rp.1.445.000.000,-. Dan ke 3 Buku Tabungan Rek.Nomor 110.02.03.001xxx-x atas nama Sayed Ghalab Shah QQ Syarifah Nurhayati (Penggugat) sejumlah Rp.515.000.000,-. Total Rp.3.070.000.000,-.

Tabungan Penggugat sebesar Rp.3.070.000.000,- itu diketahui raib dari Rekening Penggugat pada tanggal 26 Agustus 2011, dimana saldo yang tersisa dari Rekening Nomor. 110.02.03.000.xxxx-x Rp.9.625.693,- kemudian sisa saldo pada Rekening.Nomor. 110.02.03.004xxx-x Rp.10.691.817,-. Dan di Rekening Nomor. 110.02.03.001xxx-x. Berdasar itu pula karena dinilai pihak PT. Bank Aceh tidak punya niat untuk membayar maka terjadilah penyitaan oleh PN Sabang.

(Jalaluddin Z.KY)
 ==================================================================
Keterangan Foto :
Kantor PT.Bank Aceh Cabang Sabang yang terletak di jalan Perdagangan No.23 Kota Sabang dan Tanda Penyitaan yang ditempelkan Pengadilan di pintu masuk Bank Aceh.

Ketua PKS Sabang Yang baru Albina A Rahman ST, MT

  Albina A Rahman ST, MT Ketua Partai Keadilan Sejahtera Kota Sabang Yang Baru Pergantian. Isyu Suksesi Kepemimpinan Sabang tahun 2024 Mencu...